Ratusan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Ifthar Bersama Syeikh Imad

1ab

Yogyakarta, syamorganizer.com – Acara buka puasa spesial terlaksana di Masjid Nurul Ashri, Deresan Yogyakarta pada Rabu (8/6/2016). Syeikh Imad Ahmad Muqot ada di antara para peserta yang sebagian besar pelajar dan mahasiswa. Imam Palestina itu berbagi kabar tentang kondisi Palestina hari ini.

Dijelaskannya bahwa sejak berkuasanya Zionis Yahudi pada tahun 1969 kaum muslimin di Palestina tak pernah bebas untuk melaksanakan shalat di Masjid Al Aqsha. Bahkan sampai beliau berusia 38 tahun, belum sekalipun dapat melaksanakan shalat di masjid al Aqsha.

Ironinya, orang orang Yahudi, mereka dengan leluasa keluar masuk masjid Al Aqsha. Bahkan mereka berfoto di dalam masjid Al Aqsha.

“Apa yang mereka lakukan itu bukan tanpa tujuan”, jelas ust. Fattudin menerjemahkan apa yang disampaikan Syeikh Imad Ahmad Muqot.

“Mereka ingin mengatakan ‘Wahai Muhammad ini kami sedang masuk dalam Masjid al Aqsha’ sementara tidak dapat menghalanginya”. ungkapnya. Keyakinan mereka itu telah dipatahkan oleh kenyataan bahwa mereka belum pernah dapat mengalahkan kaum muslimin.

Lebih lanjut Syeikh Imad mengatakan bahwa tidak ada satu rumahpun di Gaza kecuali di sana ada yang syahid atau dipenjara. Meski demikian warga Gaza tetap istiqomah dan tak pernah lelah dalam memperjuangkan Al Aqsha tentu saja dengan bantuan kaum muslim seluruhnya. “Inilah ungkapan beliau mewakili warga Gaza,” kata Ustadz Fattudin mengakhiri pembicaraanya.

Rep/ ed: Ar70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*