Roadshow Airmata Suriah: Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana untuk Suriah di Cilacap

Cilacap, (14/07/2013) – (syamorganizer.com) – Bertempat di pusat kota Cilacap, tepatnya di  Masjid Agung Daarus Salam sebelah timur Alun-laun Kota Cilacap, Jawa Tengah, Syam Organizer kembali menggelar kegiatan peduli Suriah. Meskipun hujan, acara ini dihadiri tidak kurang dari 200 orang. Bahkan dinginnya air hujan tidak menghalangi Bapak Wakil Bupati, H Ahmad Edi Susanto, S.H. untuk hadir membacakan  sambutan tertulis Bupati Cilacap dan sekaligus membuka acara.  Pada kesempatan itu beliau juga memberikan apresiasi yang baik terhadap acara ini karena berbagi kepedulian dengan sesama.

Hadir sebagai pembicara adalah Ustadz Fuady Muhammad Hasan, S.Si. Alumni Fakultas  MIPA Universitas Airlangga Surabya ini berbicara banyak tentang keutamaan bumi Syam (Fadhooilus Syam).

‘Padahal Allah telah mengangkat namanya dan memuliakannya dalam banyak tempat di dalam Al Qur’an. Bukit Thursina di dalam Surat AtTiin berada di Bumi Syam, Baitul maqdis yang dibangun oleh Nabi Ibrahim juga ada di bumi syam, para nabi dan rasul banyak yang diutus oleh Allah dari bumi syam’., paparnya.

Beliau juga menyatakan bahwa Rasulullah Shollallahu alaihi sholaatu wasalam menyatakan Syam adalah ukuran kebaikan dan keburukan, karena jika rusak penduduk bumi syam, jika hilang keimanan dari mereka, maka tidak ada lagi kebaikan di muka bumi ini.
Bumi yang penuh berkah itu hari hari ini terzhalimi. Sebuah rezim diktator bernama Bashar Al Assad bertindak lalim, semena-mena, sewenang-wenang bahkan di luar batas kemanusiaan. Bashar yang berpaham Syiah Nushoiriyyah itu menyiksa, menangkap, bahkan membunuh kaum muslimin. Hal itu telah dilakukannya sejak maret 2011. Sampai sekarang korban yang jatuh dari kaum muslimin sudah mendekati angka 93.000 jiwa.

Maka menjadi kewajiban bagi kum muslimin lain di belahan bumi yang lain untuk memberikan bantuan kepada mereka dalam bentuk apapun, sebagai bentuk kepedulian sesama muslim. Rasulullah mengingatkan bahwa siapa yang tidak peduli akan urusan kaum muslimin, maka dia bukan dari golongan mereka (HR Thabrani).

Ustadz Fahmi Suwaidi yang hadir mendekati dimulainya acara menjelaskan dengan gaya memberikan kesaksian, karena memang panitia tidak diijinkan menampilkan video dan gambar di dalam masjid tersebut. Cerita dan kesaksian yang memperkuat fakta bahwa yang terjadi di Suriah adalah perang ideologi antara Islam dan kekafiran. Syiah Nushoiriyah yang dianut oleh Bashar Al Assad mengajarkan kepada mereka bahwa Imam Mahdi akan segera datang jika anak-anak dari musuh-musuh mereka telah banyak yang mati. Dengan keyakinan itulah mereka tega membunuh anak-anak kaum muslimin Suriah. Semakin cepat anak-anak itu habis, maka semakin cepat Imam Mahdi keluar. Selain itu mereka meyakini bahwa semua dosa mereka sudah ditanggung oleh Ali bin AbiTholib. Mereka juga tidak mau melaksanakan sholat sebagaimana kaum muslimin. Bahkan mereka mencatat jumlah jamaah muslimin yang rajin melaksanakan sholat jamaah di masjid. Mereka yang seholat subuh jamaah di masjid 3 hari berturut-turut akan ditangkap oleh aparat.

Relawan kemanusiaan dari HASI ini juga bercerita bagaimana kekejaman dan tindakan represif aparat keamanan  di bawah rezim Bashar Al Asad. Tiap hari rumah-rumah kaum muslimin dibombardir oleh pasukan Bashar. Mereka sudah tidak lagi punya tempat tinggal. Kini mereka tinggal di pengungsian dengan pelindung tenda seadanya. Mereka hanya mendapatkan satu lembar roti dan satu gelas air dalam sehari. Bahkan mereka sampai meminta fatwa kepada para ulama untuk diperbolehkan makan daging kucing, karena beratnya penderitaan dan tidak adanya bahan makanan yang bias mereka makan.

Tabligh Akbar ini kemudian diakhiri dengan penggalangan dana dari kaum muslimin, pada kesempatan tersebut telah terkumpul dana sebesar  13.134.500 +1 dollar USA +2 dollar Singapura+1 Ringgit Malaysia + 1 jam tangan. Dana akan diserahkan ke Tim HASI dan akan diteruskan kepada kaum muslimin di Suriah.
(Rep.: Faiz)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*