Roadshow SPMB 150 Kota Berakhir di Temanggung

Temanggung – Minggu, 08 Juni 2014- SOD Kedu Raya  bekerjasama dengan Takmir Masjid Al Ashri, Parakan, Temanggung menggelar Tabligh Akbar  “Saatnya Peduli Mari Berbagi (SPMB)” di Masjid Al Ashri, Kalisat, Parakan, Temanggung.
Kota Parakan, Temanggung yang terletak di lereng gunung Sindoro-Sumbing menjadi kota terakhir dari rangkaian Road Show “Saatnya Peduli Mari Berbagi (SPMB)” 150 kota di seluruh Indonesia. Suasana kota yang cerah, dingin disertai pemandangan yang indah menjadi lebih bermakna dengan kehadiran Ustadz Fakhrurozi dan Ustadz Lanang Mudadi, S.Pd.I yang menjadi narasumber dalam acara Tabligh Akbar kali ini.
Ustadz Fakhrurozi memulai materi dengan menyampaikan keutamaan-keutamaan yang ada di Bumi Syam berdasarkan dalil Al Qur’an maupun hadist-hadist Nabi. Ustadz Fakhrurozi juga menjelaskan kenapa kita wajib membantu saudara-saudara muslim kita yang ada di bumi Syam. Kekejaman rezim Basyar Assad terhadap rakyat Suriah telah membuat kehidupan mereka sangat menderita. Di sisi lain keadaan ini memunculkan karakteristik orang-orang terbaik pilihan dalam diri para mujahidin yang berjuang membela Islam melawan rezim Basyaar Assad. Hal inilah yang menjadi bukti kebenaran dari Sabda Rasulullah SAW “Pada akhirnya umat Islam akan menjadi tiga pasukan perang; satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman dan satu pasukan lagi di Irak. Ibnu Hawalah bertanya : ‘Wahai Rasulullah, pilihkan untukku jika aku mengalaminya.’ Nabi SAW bersabda : “Hendaklah kalian memilih Syam, karena ia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya, jika tidak bisa hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum (hewan kalian) dari perigi-periginya, karena Allah menjamin untukku negeri Syam dan penduduknya.” Penjelasan dari Ustadz Fakhrurozi ini mampu menggetarkan hati para jamaah sehingga di sesi pertama ini infaq yang terkumpul sebesar Rp 6.815.300; + anting 0,470 gram.
Di sesi kedua Ustadz Lanang Mudadi, S.Pd.I kembali memberikan motivasi kepada para jamaah bahwa tidak cukup membantu rakyat Suriah hanya dengan doa. Ustadz Lanang memberikan penjelasan melalui hadist Nabi SAW yang membagi manusia menjadi 4 golongan, yaitu golongan manusia yang berilmu dan berharta (inilah golongan manusia yang beruntung,tapi sekang sudah jarang ada), golongan manusia yang berilmu, tapi tidak berharta (hanya bisa berangan-angan), golongan manusia berharta, tapi tidak berilmu (hartanya digunakan untuk kemaksiatan) dan golongan manusia yang tidak berharta dan tidak juga berilmu (inilah golongan manusia yang paling sial). Setelah penjelasan ini Ustadz Lanang kembali memberi semangat para jamaah untuk berinfaq dan di sesi kedua ini infaq yang terkumpul sebesar Rp 2.915.300;. Jadi total infaq yang terkumpul sebesar Rp 9.730.600; + anting 0,240 gram.
Rep : ir03_SOD Kedu Raya
Red.: AR70/Syamorganizer.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*