Santri DAQU Gaza, Habiskan Liburan Sekolah dengan Menghafal Alqur’an

IMGM6567

DAQU Gaza City, Syamorganizer.com – Masyarakat Palestina khususnya Jalur Gaza sedang berada di ambang musim panas tahun ini yang mana berarti puluhan ribu anak anak sekolah di Gaza akan menemui masa masa liburan musim panas tahun ini.
Biasanya anak anak sekolah di Gaza menghabiskan masa masa liburannya dengan aktivitas mendidik dan menghibur yang diselenggarakan oleh sekolah masing masing seperti program perkemahan musim panas berupa rekreasi atau pelatihan dini.
Di Palestina khususnya di wilayah Jalur Gaza, saat tiba musim liburan di musim panas seperti ini, sudah tidak asing lagi NGO/LSM Asing di bawah pengawasan atau monitoring Amerika dan negara barat tentu non Muslim, mereka mengambil kesempatan pada musim liburan dengan mengadakan perlombaan dan permainan yang tidak bernuansa agama yang dikenal dengan Summer Game ( Bermain di liburan musim panas), dalam progam ini mereka lebih focus seakan ada nuansa usaha mengalihkan pemahaman dan kreatifitas anak-anak dengan hanya bermain, tidak ada didikan agama atau menghafal Alqur’an, bahkan yang saya lihat sendiri ada usaha menutup realitas kehidupan bahwa mereka sedang dijajah oleh Yahudi.

Daarul Qur’an Cab.Gaza berencana ikut berpartisipasi dalam mengisi hari libur anak anak Gaza tahun ini dengan menyelenggarakan sebuah perkemahaan edukatif dan religius serta menghibur, tentu program ini semakin mengarahkan anak-anak Gaza untuk lebih dekat dan lebih mencintai Alqur’an.

Dan di Gaza memang mashur dengan program ini, hampir semua Markaz Tahfidz di Gaza mengadakan program seperti dia tas.
Program “Mukhoiyyam Shoifiyah li Hifdzil Qur’an / perkemahan musim panas untuk menghafal Qur’an” adalah sebuah program mendidik yang diharapkan mengalihkan aktivitas anak anak Gaza selama liburan musim panas yang akan berjalan selama 3 bulan dengan harapan bisa memberikan mereka pengalaman berharga selama liburan tanpa mengesampingkan sejumlah aktivitas hiburan untuk mereka.

Selain mengajak mereka menambah dan menghkhatamkan Alqur’an, program perkemahan tahfiz al qur’an ini juga akan diselingi dengan aktivitas seperti :
– Menambah Hafalan Alqur’an.

– Mengkhatamkan Alqur’an.

– Tausyiah dari para Ulama.

– Memperbaiki bacaan Alqur’an.

– Mempelajari Sejarah Perjalanan para Nabi khususnya Nabi Muhammad SAW.

– Adab dan sholat dan tertib Sholat.

– Menghafal Hadits Syarif dan Hadits Nawawiyah.

– Mengkaji kitab dan Sejarah Tanah Palestina.

Agar para santri kian termotivasi untuk menghafal Alqur’an, maka di sela sela program ini kami adakan perlombaan menghafal Alqur’an.

Program Mukhoiyyam Shoifiyah li Hifdzil Qur’an akan dimulai awal bulan Juni 2015, akan berlangsung selama 3 bulan, setiap hari para santri datang ke Graha DAQU dan ke Markaz DAQU di Masjid Al-Umari mulai jam 7 pagi sampai jam 12 siang, full belajar dan menghafal Qur’an.

“Kami bekali masing-masing santri dengan buku panduan dan memberikan Alqur’an gratis, tak ketinggalan kami pun rutin bersilaturahim dengan masing-masing keluarga para santri, silaturahim untuk mengeratkan ukhuwah juga memonitor anak-anak jika mereka berada di luar pengawasan para guru di pengajar di Graha DAQU Gaza”, kata Abdillah Onim salah satu pengasuh Daarul Qur’an di Gaza.

“Untuk mengadakan Program ini memang sebelumnya kami lakukan proses seleksi seperti tes ujian, fungsinya samapai dimana komitmen para santri dan anak-anak warga Gaza utara dalam dan akan mengikuti program yang memang sangat ketat ini”, tambahnya.

Selain pengawas dan pengajar dari para guru Graha Tahfidz DAQU Gaza, dalam kegiatan itu juga dihadirkan ulama dan Syeikh dari luar untuk mengajar khusus di musim liburan ini. Total para pengajar yaitu 9 Syeikh dan Ulama di Gaza Palestina.

“Sejak dimulainnya Program pada akhir bulan Juni 2015, Alhamdulillah sudah lebih dari 15 santri yang sudah menghafal Surat Albaqaroh”, papar relawan kemanusiaan Indonesia yang sekarang menetap di Gaza ini. “Progam ini terlaksana, tentu atas ijin Allah SWT dan atas partisipasi serta dukungan dari para Donatur yang ikut mendukung progam Yayasan Daarul Qur’an Indonesia di Gaza Palestina”, pungkasnya.

(Rep.: Abdillah Onim/ relawan kemanusiaan yang menetap di Gaza)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*