Sepasang Suami Istri Sepakat Sumbangkan Mahar Pernikahannya untuk Bumi Syam

mahar

Solo – Syam organizer , Memberikan sesuatu kepada orang lain yang memang sesuatu itu tidak dibutuhkan lagi tentulah sangat ringan. Tetapi, bukanlah hal yang mudah untuk melepaskan sesuatu yang berarti dalam hidup. Tidak gampang juga merelakan yang paling berharga yang dipuyai untuk disumbangkan kepada orang lain.

Tetapi hari itu, Selasa (23/2/16) kru Syam Organizer dikejutkan dengan kehadiran sepasang suami istri yang datang ke kantor. Padahal hujan deras mengguyur kota Solo saat itu. Waktupun pun sudah menunjuk pukul 16:45 WIB. Kru Syam Organizer Solo pun sudah berkemas hendak pulang ke rumah. Namun kondisi itu tidak membuat patah semangat “Musdi Asti”, pasangan yang baru menikah 3 bulan yang lalu untuk mendatangi kantor Syam Organizer Solo.

Kehadiran pasangan suami istri ini menahan kru Syam Organizer Solo yang baru berkemas hendak pulang. Merekapun dipersilakan masuk.

Pasangan suami istri muda ini datang dari Desa Kedung Lumbu, Baki, Sukoharjo dan menyampaikan hajatnya untuk menyerahkan sesuatu yang sangat berharga bagi seorang istri yaitu mahar pernikahan.

cincin buat muslim syam 2

“Kami ingin menginfakkan mahar saya ini untuk Suriah, Pak”, kata sang istri. Tentu apa yang dikatakannya membuat kru Syam Organizer terkejut. Mahar pernikahan adalah sesuatu yang harusnya dijaga, disimpan dan akan menjadi kenangan selama hidupnya. Tapi mbak Musdi Asti dengan mengharap ridlo Allah, menginfaqkan untuk saudara muslim di Syam.

“Maaf sebelunya, ini adalah sesuatu yang berharga, sebuah mahar perkawinan yang harusnya Mbak simpan, apa tidak eman”, tanya salah satu petugas dari Syam Organizer.

“Insya Allah pak, kita sudah sepakat sama suami, untuk menginfaqkan mahar ini, dan inilah yang saya punya untuk meringankan penderitaan saudara kita di Bumi Syam”, jawabnya. Saya termotivasi, tersayat hati saya dan merasa terpanggil untuk membantu mereka, setelah mengikuti even serentak di Masjid Baitul Makmur Solobaru. Selain itu saya juga memperoleh majalah Suara Syam, yang ditaruh di atas kotak di halaman masjid, yang disediakan panitia. Aku baca di rumah dan membuat niat kami semakin bulat untuk menginfaqkan sesuatu yang sangat bernilai bagi saya,” cerita mbak Musdi Asti.

Lega dan terharu yang dirasa oleh kru Syam Organizer Solo saat itu. “Ya Allah semoga Engkau ganti dengan yang lebih baik untuk keluarga mbak Musdi Asti, serta Kau jadikan keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah, Aamiin”, doa pun mereka lantunkan untuknya. (Harno/Syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*