SOD Palu Perkenalkan SO pada Dialog Nasional RRI Tolitoli

Tolitoli – Syamorganizer.com – Ahad, 16/2 sekitar pukul 01.00 dini hari, tim Syam Organizer menghadiri undangan dialog di Radio Republik Indonesia (RRI) Tolitoli Sulawesi Tengah. Dialog tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut roadshow Syam Organizer dan tabligh akbar yang bertajuk Saatnya Peduli Mari Berbagi (SPMB) untuk bumi Syam yang akan dilaksanakan di masjid agung Al-Mubarak Tolitoli.
Dialog tersebut dipandu langsung oleh Andi Nursyam dalam program acara Aspirasi Merah Putih Nasional. Acara tersebut juga menghadirkan narasumber dari Forum Silaturrahim Umat Islam (FSUI) Tolitoli sebagai panitia pelaksana yang diwakili oleh Pak Mohammad Nurmansyah Bantilan,  Pak Syahrir sebagai praktisi dan pengamat sosial, dan Ust. Hartono perwakilan dari Syam Organizer.
Pada sesi pertama Ust Hartono menjelaskan bahwa Syam Organizer ada kerana berangkat dari nilai-nilai kesempurnaan islam, yakni tidak membiarkan kedzaliman sekecil apapun. “Barang siapa yang membunuh satu jiwa, maka ia seolah-olah telah membunuh semua manusia. Dan barang siapa yang menyelamatkan satu jiwa, maka ia seolah-olah telah menyelamatkan seluruh manusia.” Terang Ust. Hartono.
Ust Hartono juga menyampaikan berita terkini tentang kondisi suriah, dimana sampai saat ini jumlah pengungsi setiap harinya mencapai 5000 pengungsi yang berlindung di Negara tetangganya.
Pak Syahrir Ibnu sebagai praktisi dan pengamat sosial memaknai topik yang dibahas kali ini berkaitan dengan bahasan sosial. “Bila salah satu bagian tubuh dicubit, maka tubuh yang lain juga merasakannya.” Tambah Pak Syahrir Ibnus.
Selanjutnya Pak Muhammad Nurmansyah Bantilan menyampaikan kesiapan panitia pelakasana dari berbagai ormas-ormas islam yang di bawahi oleh FSUI telah ditata dengan baik dan telah melakukan geladi untuk mematangkan persiapan kegiatan tabligh akbar nanti. Beliau juga menyampaikan bahwa momentum ini adalah momentum untuk mempersatukan kemanusiaan yang makin hari terkoyak-koyak.

Rep: Yudi/Syam Organizer Palu

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*