SPS Kota Palu Jadi Ajang Rekreasi Keluarga.


Palu – Syamorganizer.com – Kegiatan Sehari Peduli Suriah (SPS) Ahad, (22/6) sukses terlaksana di Kota Palu. Kegiatan yang memilih tempat di Taman GOR (Gelanggang Olahraga Remaja) tersebut, menjadi ajang wisata ahad warga Kota Palu. Sejak pagi, Kegiatan Sehari Peduli Suriah sudah dipadati pengunjung. 
Masyarakat yang mengikutkan anak-anaknya dalam lomba mewarnai, berbondong-bondong hadir meramaikan acara SPS Syam Organizer Kota Palu. Beberapa anak selepas mengikuti lomba terlihat antusias mengikuti beberapa wahan permainan yang memang disediakan khusus anak-anak. Syam Organizer menyediakan wahana permainan anak-anak diantaranya, Flying Fox, Game Zone, Serta Lomba Bakiak.
Wahana bermain anak-anak yang disediakan panitia SPS, berhasil menarik minat masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan yang dikemas dalam bentuk pameran ini.
Pada Agenda SPS kali ini, Syam Organizer Kota Palu sengaja mengemas acara peduli suriah dengan sejumlah wahan bermain anak-anak. Ketua Syam Organizer Palu, Abu Falah mengatakan, hal itu dimaksudkan untuk menarik pengunjung, terkhusu keluarga muslim untuk datang berkunjung.
“Acara Syam kali ini memang coba kita kemas untuk lebih mendekatkan Suriah pada keluarga muslim di Kota Palu. Dengan begini, mereka yang niat awalnya datang hanya untuk Having Fun pada akahirnya juga jadi tau tentang kondisi Suriah,” Terang Abu Falah.
Selain menyediakan berbagai wahana bermain, agenda sehari peduli Suriah juga megadakan training motivasi serta dialog remaja.
Training motivasi yang menghadirkan Dr. Nur Sangadji, DEA, berhasil membangunkan semangat remaja yang sempat hadir pada siang itu. Pada peserta yang didominasi kaum remaja tersebut, Dr. Sangadji berpesan bahwa kunci kesuksesan adalah kedisiplinan. “Siapa yang paling disiplin, dialah yang akan menuai keberhasilan, ini hukum alam, berlaku untuk siapa saja,” jelasnya.
Pada sesi kedua, Dialog Remaja menghadirkan Abdul Hanif yang juga Jurnalis Harian Kota Palu, serta Ust Ahmad Wahyudin sebagai pemerhati remaja. 
Abdul Hanif yang juga mantan ketua Lembaga Dakwah Fakultas Al-Jihad FISIP Untad, mengatakan, pilihannya untuk aktif di lembaga-lembaga keislaman adalah pilihan sadar sebab menurutnya ia butuh teman, juga lingkungan untuk menyelematkan diri dari pergaulan yang tidak baik.
Pada event yang diadakan serentak di 39 Kota itu, Syam Organizer Palu juga mengadakan tabligh akbar, nonton bareng, penggalangan dana, serta lelang amal. Acara SPS Palu berakhir pukul 09:00 setelah menyaksikan tragedi Suriah. Masyarakat yang hadir merasa terhibur sekaligus terdidik dengan kegiatan hari itu. 
“Semoga kegiatan seperti ini semakin sering, dulu saya tidak tau tentang Suriah, Alhamdulillah dari sini saya akhirnya paham tentnag kondisi saudara kita di sana,” tutur Fathimah salah seorang pengunjung yang hadir pada acara tersebut.(AF)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*