SPS Semarang: Wajibnya Membantu Muslim Suriah

Semarang – Syamorganizer.com – Ahad, 22 Juni 2014, Syam Organizer menggelar event “Sehari Peduli Suriah (SPS) ; Spirit of Sham”, serentak di 39 kota termasuk Malaysia. Syam Organizer Semarang menggelar event tersebut di Masjid Asy-Syifa RSUP Kariadi, selain karena lokasinya strategis, pihak DKM Asy-Syifa menginginkan diadakan event besar sebelum Ramadhan 1435 H. Ketua panitia, Abie Zaidan menjelaskan, “Event ini kami adakan di Masjid Asy Syifa, karena selain strategis, pihak DKM juga menginginkan ada acara besar sebelum Ramadhan nanti, jadi, gayung bersambut”, jelasnya.

Agar lebih menarik, event dikemas dengan berbagai ragam acara berupa tabligh akbar “Mendung di Langit Suriah”, lomba pildacil dan tahfidz untuk anak Sekolah Dasar se-Jateng, bazaar dan penayangan foto-video dokumentasi tentang Suriah.

Lomba pildacil dan tahfidz diikuti dari berbagai daerah antara lain : Semarang, Purwodadi, Grobogan, Sragen, Klaten, Purwokerto, dan Banyumas. Salah satu peserta, Ammar Syaifuddin Hilmy, kelas 5 SD ini tampil dengan pidato yang memukau dewan juri maupun hadirin. Dengan memilih tema “Kepedulian Terhadap Muslim”, da’i cilik asal Sragen ini mengajak hadirin untuk peduli dengan umat Islam khususnya di Suriah.

Di sesi acara tabligh akbar, Mas’ud Izzul Mujahid yang bertindak sebagai pembicara tunggal mengingatkan hadirin untuk peduli dengan umat Islam yang tertindas, khususnya di Suriah. Dengan mengutip sebuah hadits, “Barangsiapa bangun di pagi hari dan tidak memikirkan urusan umat Islam maka bukan termasuk umatku (umat Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam) (HR. Muslim)”,  jelasnya.

Mas’ud juga menjelaskan, bahwa ketika ada satu muslim yang ditawan oleh musuh, maka semua kaum muslimin wajib untuk membebaskannya. Karena itu, infak harta benda yang dikeluarkan untuk membebaskan tawanan tersebut jauh lebih penting daripada untuk pembangunan masjid atau lembaga pendidikan, “Hari ini di Suriah, ada banyak umat Islam yang ditawan, bahkan dibunuh oleh rezim Nushairiyah”, paparnya. Ia melanjutkan, “Karena itu, wajib membantu umat Islam Suriah sebagai bentuk ikatan iman yang paling kuat”, tegas da’i asal NTB itu.

Disela-sela acara tabligh akbar digelar sajadah peduli Suriah dan terhimpun Rp 15 juta lebih dan beberapa barang berupa cincin, hp, buku baru hard cover Minhajul Muslim dan jam tangan. []

Reporter : Ricky-Azed

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*