Syam bumi yang dibarakahi

 

Tegal 22 Juni 2013, (Syamorganizer.com) Kembali Syam Organizer menggelar roadshow 35 kota Tablig Akbar AIRMATA SURIAH. Sore ini 22 Juni 2013, digelar di kota Tegal. Dua pembicara berbicara pada kesempatan itu. Ustadz Untung Supriyadi Lc. Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di kota itu menyampaikan bahwa Syam bumi yang muliakan. Syam adalah negeri yang dibarakahi, setelah Makkah dan Madinah. Syam berasal dari nama putra Nabi Nuh. Negeri Syam hari ini meliputi ; Libanon, Palestina, Suriah dan Yordania. Namun disayangkan banyak umat Islam yang tidak tahu. Bahkan kota Suriah yang merupakan bagian dari Syam masih dirasa asing oleh kaum muslimin. di Tegal khususnya. 

Ustadz yang juga pengurus al-Irsyad Tegal ini menyayangkan sedikitnya peserta yang hadir. Mungkin tidak banyak tahu. Sementara, kata beliau, di kota Tegal yang hanya empat kecamatan saja ada lebih 17 tempat karaoke atau klub malam. Dan selalu ramai dikunjungi. Padahal kita kaum muslimin di Suriah sedang terdzalimi. Sebagiannya sedang meregang nyawa. Masya Allah betapa dosanya kita di sini. Kita bisa asyik makan dan minum. Tidur pun nyenyak.
Pembicara kedua dari Hilal Ahmar Sociaty Indonesia (HASI), ustadz Mas’ud Izzul Mujahid. Beliau berbicara tentang apa yang dialaminya selama sebulan di Suriah sebagai team relawan kemanusiaan. Banyak yang disampaikan soal kepedihan keprihatinan yang benar-benar terjadi dan melihatnya langsung. Betapa biadabnya tentara-tentara Basyar Asad. kaum wanita dan juga anak-anak tidak luput dari sasaran kebringasan mereka. Bahkan penguasa yang beraliran Syiah Nushairiyah ini memahami bahwa membunuh kaum muslimin nilainya setara dengan ibadah haji, jelas beliau. naudzubilah.
Pembicara yang tergabung dalam team HASI ke 6 ini, menjelaskan dengan nada sedikit meninggi dan berdiri dari tempat duduknya, bahwa tertumpah darahnya seorang saja dari kaum muslimin itu lebih berharga dari hancurnya Ka’bah. atau bahkan dengan hilangnya bumi. kemudian beliau memperlihatkan beberapa photo akibat kebrutalan orang-orang Syiah Nushairiyah. Dan nyata, kejahatan mereka lebih sadis dibanding zionist sekalipun.

Usai penggalangan dana dan sebelum acara ditutup, tiba-tiba ada seorang ibu dari peserta, dengan bercucur airmata dan nafas yang tersengal, berharap kepada pembicara untuk bersatu dengan para ulama dan pemerintah negara ini agar segera mengusir komunitas Syiah dari Indonesia. Kekhawatiran yang mendalam jika peristiwa kejam itu kelak terjadi di negeri ini.(rep.: wasaffar thea)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*