Syam Organizer kembali kampanye program SIUS di Pekanbaru

sius riau

Pekanbaru, Syamorganizer.com – Pada Jum’at (19/2/16) untuk kesekian kalinya Syam Organizer  Riau diundang oleh pihak sekolah, kali ini Syam Organizer diundang oleh pihak SD & SMP IT Global Riau untuk berbagi informasi seputar Bumi Syam, terkhusus negeri Palestina dan Suriah tentang kondisi pendidikan di sana serta mengangkat simpati para guru-guru dan siswa-siswa untuk memberikan donasi kepada saudara muslim yang berada di Palestina dan Suriah. Kronologi acara yang bertempatkan di aula sekolah, ketika wakil kepala sekolah yang sebelumnya hadir dalam acara Tabligh Akbar serentak 26 kota dengan tema “Syam Menangis, Madaya Menjerit” di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau tergerak hatinya untuk mengadakan acara di sekolah yang dipimpinnya. Beliau juga sangat terkesan jika pemberian informasi tentang Bumi Syam dan penggalangan dana kemanusiaan dilakukan di sekolah-sekolah, dan hal ini sinkron dengan program Syam Organizer saat ini yaitu “Sekolah Indonesia Untuk Syam”.

“Sekarang ada 4 negeri yang dulunya dikenal dengan Negeri Syam, pada zaman Rasullalah Negeri Syam belum terpecah menjadi empat negeri seperti sekarang ini. Empat Negeri Syam yang sekarang adalah Palestina, Suriah, Yordania dan Lebanon. Begitu banyak bangunan yang hancur serta banyak anak- anak terbunuh. Warga sipil yang tidak bersalah juga ikut terbunuh. Data terbaru sekarang begitu banyak anak- anak yang dibunuh, sekolah-sekolah mereka dihancurkan, mereka sekolah dengan ruangan yang seadanya”. Tutur pemateri Ustad Riwa

Pemateri mengingatkan “Bersykukurlah kita berada di negara ini, karena kita masih bisa belajar dengan tenang dengan santai, dan kita harus membantu sudara kita dengan cara mendoakan mereka agar senantisa diberikan kesabaran dan tetap istiqomah di jalan Allah dan jangan lupa kita dengan ringan tangan mau membantu saudara kita dengan materi , membangun sekolah- sekolah yang runtuh agar mereka tetap bisa bersekolah dan menuntut ilmu”.

Ingat mereka adalah saudara kita yang memerlukan bantuan, karena muslim itu semuanya saudara dan muslim tidak dibatasi dengan batas Negara. Tidak dibatasi dengan suku dan ras. Selama masih bersyahadat kepada Allah dan Rasulnya berarti itu adalah saudara kita, di mana ada perumpamaan apabila saudara itu diibaratkan satu tubuh yang di mana satu anggota tubuh merasakan sakit maka anggota tubuh yang lain juga pasti akan merasakannya. (Jajang/syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*