Syiah dan Prinsip Dasar Umat Islam

 

Bandung – Syamorganizer.com – Ahad, (24/11) Berbagai elemen ormas dan masyarakat Bandung mengahadiri Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana untuk muslim Suriah. Kegiatan yang bertema Tebar Cinta Untuk Bumi Syam di Bandung dilaksanakan di masjid Al Muslimun Katapang Kab. Bandung. Acara yang dimulai pukul 08.30 ini menghadirkan 2 pembicara, yakni KH. Ust. Drs. Abdullah Manaf Amin, S.H. dan Ust. Saiful Anwar.

Dalam kesempatan acara tersebut Ust. Abdullah Manaf selaku pemateri 1 memaparkan tentang konflik di Suriah. Mubaligh sekaligus pemerhati dunia islam ini mengatakan bahwa konflik yang terjadi di Suriah adalah konflik yang berhubungan dengan prinsip dasar umat muslimin, yaitu Laa ilaha illalllah. Selain itu beliau menyampaikan juga tentang syiah dan perkembangannya di Indonesia. Sebagai umat islam hendaknya selalu waspada terhadap ideologi Syiah. Menurut Ustadz yang akrab dipanggil dengan ustadz Manaf ini, kewaspadaan ini sangat diperlukan sehingga idiologi syiah tidak megenai diri dan keluarga.

Selepas pemaparan dari ust. Abdullah Manaf Amin, acara dilanjutkan dengan penggalangan dana sesion 1 yang dipandu oleh ust. Irfan Hakim. Dalam orasinya, yang berbarengan dengan pemutaran video khutbah Syaikh Muhammad al Arifi, disampaikan bahwasanya Allah menanyakan penyebab seseorang tidak menjenguk-Nya. Beliau menukil sebuah hadits yang menjelaskan tentang hal tersebut. Sebuah hadits Qudsi, yang artinya

Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berkata pada hari kiamat, “Wahai anak Adam! Aku sakit, kenapa engkau tak menjengukKu?” Anak Adam bertanya, “Bagaimana mungkin aku menjengukMu sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Allah menegaskan, “Tidakkah engkau mengetahui bahwa hambaKu fulan sedang sakit namun engkau tidak menjenguknya. Seandainya engkau menjenguknya niscaya engkau akan mendapatkan Aku padanya…”

“Allah mempertanyakan keimanan kita tatkala kita mengetahui ada saudara kita yang sakit namun tidak kita perhatikan. Lalu bagaimana dengan kondisi keimanan seseorang yang menyaksikan kemudian membiarkan apa yang terjadi dan menimpa saudaranya yang ada di suriah. Mereka diintimidasi, dibantai dengan sadis oleh musuh-musuh mereka”, ungkapnya.

Alhamdulillah dengan kesadaran penuh kaum muslimn Bandung terkumpulah dana pada sesion pertama sebesar Rp 7.212.550 dan 1 keping logam mulia 1 gram serta 1 keping perak seberat 5 gram.

Selesai penggalangan dana sessi pertama acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan kegiatan penyaluran bantuan dan kondisi terkini suriah serta pengalaman yang sangat menyentuh dari ust. Saiful Anwar selama perjalanan beliau ke suriah 1 bulan. Penemu metode belajar dengan metode Abata ini menyampaikan bahwasanya bantuan kaum muslimin Indonesia yang disalurkan melalui tim relawan syam organizer yang berangkat bersama tim relawan HASI untuk kaum muslimin di Suriah diberikan dalam bentuk obat-obatan dan makanan. Karena kecilnya nilai mata rupiah sehingga bantuan tersebut hanya dapat membantu saudara muslimin Suriah beberapa hari ke depan. Karenanya,  diharapkan bantuan yang lebih besar dari muslimin Indonesia khususnya Bandung untuk saudara-saudara di sana dapat dikumpulkan. Terlebih saat ini kaum muslimin Suriah sedang menghadapi musim dingin dimana suhu disana bisa sampai derajat 9 celcius lebih. Ditambah dengan kondisi tempat tinggal mereka yang sangat memprihatinkan. Mereka berada di tenda-tenda pengungsian yang jauh dari standar kelayakan. Mereka tidur hanya beralaskan seadanya dan beratapkan terpal dengam cuaca dingin saat ini.

Pada akhir pemaparan beliau, disampaikan kondisi anak-anak muslimin Suriah yang sudah tidak dapat lagi mengenyam pendidikan serta harapan-harapan mereka kelak.

Akhirnya acara pun dilanjutkan dengan penggalangan dana sessi 2 dan alhamdulillah terkumpul dana sebesar rp. 4.212.600 dan barang berupa jam tangan sebanyak 3 buah. Setelah itu kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh 3 orang penanya dan ditutup dengan pengumuman dana yang terkumpul sebanyak rp. 11.425.150 dan 1 keping LM, 1 keping perak da 3 jam tagan serta pelaksanaan sholat dzuhur berjamaah.

Rep: Syam Organizer Bandung
Red: AR70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*