Tabligh Akbar Bantu Suriah Pertahankan Al Aqsha di Cilacap

IMG-20151118-WA0073

Cilacap, Syamorganizer.com – Pagi yang mendung mengawali persiapan panitia dalam menyelenggarakan Tabligh Akbar “Bantu Suriah Pertahankan Al Aqsha” di Cilacap. Acara ini merupakan program Tabligh Akbar Serentak 28 Kota yang berlangsung pada hari Ahad (15/11/2015/. Walaupun persiapan terbilang pendek, tetapi semangat panitia untuk mensukseskan acara ini terbilang luar biasa, karena tema yang diusung begitu luar biasa dan juga kondisi Suriah dan Al Aqsha begitu memprihatinkan sehingga memberikan spirit tersendiri bagi panitia.

Harapan yang besar untuk suksesnya acara ini pun mendapat ujian di pagi hari, kondisi cuaca yang mendung sehabis subuh menjadikan rasa was-was menghinggapi panitia. Dan yang dikhawatirkan pun terjadi, hujan yang begitu lebat mengguyur area Masjid Al Ishlah Al Irsyad Cilacap dan area sekitarnya. Untungnya hujan ini berhenti sekitar jam 8 pagi sehingga optimispun kembali muncul untuk meriahnya acara ini.
Tetapi sedikit banyak hujan tadi mungkin mempengaruhi jumlah hadirin yang datang. Target 1000 hadirin ternyata tidak terpenuhi, hanya 300 an hadirin yang datang dari wilayah Cilacap dan sekitarnya. Tetapi hal itu tidak mempengaruhi antusiasme hadirin untuk mengikuti tabligh akbar ini.

Pembicara pertama oleh Ustadz Abu Fatiah al Adnani, seorang penulis buku tema akhir zaman, menyampaikan tentang istimewanya Bumi Syam, diantaranya Palestina dan Suriah, juga nubuwwat yang menyatakan bahwa bumi syam merupakan tempat para nabi dan orang-orang mulia, dan juga di sana nanti akan kembali muncul khilafah islamiyah.

Acara ini juga dilengkapi dengan berbagai orasi dari HTI, MADINA, AL Irsyad, Pondok Pesantren Mahad Ali Imam Syafii dan Pondok Pesantren Nurul Ihsan. Dan acara ini diakhiri oleh penyampain dari relawan kemanusiaan yang pernah bertugas menyalurkan bantuan dari kaum muslimin Indonesia untuk Kaum Muslimin Suriah. Relawan ini bernama Ustadz Laswadi asal Purwodadi. Beliau menyampaikan kondisi kaum muslimin Suriah terkini saat mereka harus menghadapi ganasnya serangan udara dari Rusia yang tidak pandang bulu dalam mengebom, tidak hanya pejuang yang menjadi sasaran tetapi tempat berkumpulnya masyarakat sudah tentu menjadi sasarannya, masjid, pasar, permukiman menjadi sasaran empuk bagi jet-jet Rusia untuk memuntahkan rudalnya. Sehingga rakyat sipil dari anak-anak sampai orang tua terkena serangannya. Acara ini ditutup dengan penggalangan dana dan lelang Al Qur’an.

Acara ini diselenggarakan oleh syam organizer bekerjasama dengan takmir masjid Al Ishlah Al Irsyad dan didukung oleh beberapa ormas diantaranya HTI, MADINA, AL Irsyad, JAS dan HASMI. Juga didukung oleh beberapa media islam, pondok pesantren dan pengusaha muslim di cilacap.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*