Tabligh Akbar SAMARA : Bukan Berapa Infakmu, tapi Apa Yang Engkau Sisakan?

Semarang – Syamorganizer.com – Syam Organizer Daerah Semarang kembali menggelar event tabligh akbar SAMARA (Sehari Bersama Umat Islam Semarang), Ahad (20/04/2014). Kali ini SO Daerah Semarang bekerjasama dengan Komunitas Aktivis Islam Semarang (AKSIS Community). Dengan kemasan acara yang lebih populis, acara yang menyedot perhatian warga Kota Semarang ini dilangsungkan di Gedung PKK Jateng, Jl. Sriwijaya 29 A Semarang.
Sesi pertama event tersebut diisi oleh  Ust. Fuadi Abu Uways Asy Syami. Relawan Syam Care dari Surabaya ini memaparkan kisah-kisah perjalanan “Untold Story” selama berada di Suriah. Dengan menampilkan foto-foto dan video dokumentasi selama di sana, kisah- kisah tersebut mampu menguras emosi peserta sehingga tidak sedikit peserta yang meneteskan airmata. Ribuan orang, baik dewasa, anak-anak bahkan hingga bayi menjadi korban kekejaman rezim dengan cara-cara yang sangat kejam, seperti di bom dengan bom kimia. 
Ustadz  yang berjenggot lebat ini mengajak untuk membantu umat islam yang tertindas di Suriah akibat kekejaman rezim Basyar Assad. Jika kita belum bisa membantu secara fisik ke sana, maka infaq kita bisa mendahului sampai bumi Suriah. 
“Jika kita belum bisa membantu kaum muslimin di sana (Suriah-red), maka infak kita bisa mendahului sampai sana”, lebih lanjut dikatakan, “jika tidak bersedekah dan tidak berjihad maka dengan apa kita masuk surga?” tandasnya mengutip sebuah riwayat hadist.
Sesi kedua diisi oleh Ustadz Umar Faqihudin, dengan tema “Keajaiban Sedekah”. Pada sesi ini dijelaskan tentang pentingnya sedekah, khususnya untuk muslimin di Suriah. Dengan gaya bahasa yang khas, ustadz muda ini menyentuh hati peserta untuk berinfak dengan apa saja yang kita miliki. Sebagaimana para sahabat rodhiallahu ‘anhum telah mencontohkannya.
“Lihat saja misalnya sahabat Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu ketika bersedekah untuk perang melawan musuh-musuh Islam, beliau menyerahkan seluruh harta yang dimilikinya, sehingga tidak tersisa sedikitpun. Lalu, saat ditanya Rosulullah Shallallahu ‘allaihi wassalam, “Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu?, lalu Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Aku tinggalkan Allah dan Rosulnya”, paparnya menyakinkan. Beliau melanjutkan, “Sahabat umar ini tidak ditanya oleh Rosulullah Shallallahu allaihi wassalam berapa harta yang engkau infakkan, tetapi ditanya apa yang disisakan untuk keluarganya”. 
Selain itu, infak yang signifikan akan membawa perubahan yang signifikan. Infak dengan harta yang kita cintai menunjukkan bukti iman kita kepada Allah, yang Allah kelak akan membalasnya dengan keberkahan yang berlipat-lipat. “Sahabat Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu ini telah menunjukkan keimanannya. Yakin bahwa Allah-lah yang menjamin berkah dari harta yang diinfakkannya”, jelasnya.
Acara ini diakhiri dengan  doa mohon keberkahan dan keselamatan untuk segenap kaum muslimin dan mujahidin.
Rep : Ricky Gunsalu Junior/Syam Organizer Semarang
Red: AR70 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*