Tabligh Akbar Serentak 28 Kota di Tawangmangu

IMG-20151116-WA0050

Tawangmangu, Syamorganizer.com – Untuk kesekian kalinya Syam Organizer kembali mengadakan gebrakan baru Tabligh Akbar serentak 28 kota dengan tema “Bantu Suriah Pertahankan Al Aqsha”pada Ahad, (15/11/2015). Kegiatan yang diadakan di Masjid Al Hidayah Nglebak Tawangmangu tersebut menghadirkan dua pembicara yakni Ustadz Sholahuddin Sirizar dan Ustadz Faisol Abu Ja’far

Kajian dibuka oleh ketua Forum Komunitas Keluarga Dakwah (FKKD) Abu Ilyas, selaku koordinator kajian kajian yang ada di Tawangmangu. Ratusan jamaah menghadiri acara itu.
Pada sesi pertama Ustad Sirizal, Lc., MA (Ketua Majlis Tarjih PW Muhammadiyah, Jateng) menyampaikan keistimewaan Bumi Syam yang sekarang terbagi menjadi empat negara yaitu Lebanon, Yordania, Palestina dan yang terakhir Suriah.

Beliau menyampaikan salah satu hadits Rasulullah yang berkaitan dengan keutamaan bumi yang barokah tersebut.

“Beruntunglah Negeri Syam, para sahabat bertanya, ‘mengapa?’ Nabi SAW bersabda, “Malaikat rahmat membentangkan sayapnya di atas negri Syam” (HR. Imam Ahmad).

Dai yang pernah tinggal di Iraq selama 9 tahun ini juga menceritakan banyaknya konflik yang terjadi di Suriah maupun Palestina didasarkan beberapa kepentingan utamanya Negara barat Amerika. Negara-negara kufar barat dan Syi’ah Nushairiyah tidak ingin berdiri negara Islam di kawasan Syam, banyak afiliasi kelompok perjuangan yang berada di Suriah yang mempunyai kepentingan tersendiri di antaranya kelompok Jabhah Nushroh yang menginduk ke Al Qaeda, Ahrar Asy Syam, Front Syrian Armi (FSA), Islamic State (IS) dll.

Di akhir ceramah beliau berpesan kepada jama’ah untuk melaksanakan dua hal. Pertama, selalu senantiasa mendoakan kaum muslimin juga para pejuang yang sedang berjuang menegakkan panji Islam dan kedua selalu senantiasa berinfak untuk membantu kaum muslimin yang sampai saat ini masih merasakan kejamnya rezim Syi’ah Bashar Assad. Seberapapun infak kita di jalan Allah pasti Allah akan ganti dengan pahala yang besar.
Pada sesi kedua, Ustad Faishol Abu Ja’far dai asal Cirebon sekaligus (Relawan Kemanusiaan Indonesia untuk Suriah) memaparkan pengalaman semasa menjadi relawan kemanusiaan di Suriah. Sulitnya menjadi seorang relawan di negeri konflik yang sewaktu waktu mengancam jiwa siapa saja yang berada di negara tersebut beliau paparkan.

Selain itu beliau menceritakan beratnya hidup kaum muslimin di Suriah. Selama di pengungsian mereka tidur dengan tenda seadanya terkadang tanpa alas, juga terputusnya aliran listrik dan air. Belum lagi musim dingin yang setiap tahunnya menjadi problem bagi mereka, anak anak juga orang tua lanjut usia yang dengan baju dan tenda tempat tidur seadanya harus kuat menahan dinginnya salju dan terkadang badai menerpa mereka. Beliau selalu berpesan untuk para jama’ah khususnya dan umumnya kaum muslimin di seluruh dunia untuk selalu peduli dan membantu saudara kita yang sedang menghadapi konflik berkepanjangan yang hingga kini belum usai.

Di akhir acara sang moderator menampilkan foto foto kondisi pengungsi dan para korban Suriah yang selama empat tahun tetakhir terpuruk serba kekurangan. Dan dilakukan pula penggalangan dana yang alhamdulillah terkumpul infak sebesar Rp. 6.022.500 plus 1 jam tangan. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara kita kaum muslimin yang berada di belahan bumi konflik, khususnya di Palestina dan Suriah. (Rep.: Faris)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*