Tabligh Akbar Serentak 29 Kota “Palestina-Suriah Doaku Untukmu Selalu” Dari Magelang untuk Bumi Syam

Untitled

Mungkid – Syam Organizer bekerjasama dengan Takmir Masjid Nur Salim, Sanggrahan, Mungkid menggelar acara Tabligh Akbar serentak di 29 kota dengan Tema “Palestina-Suriah Doaku Untukmu Selalu”. Acara ini berlangsung pada hari Ahad 10 April 2016, bertempat di Masjid Nur Salim, Sanggrahan, Mungkid, Magelang. Kurang lebih 200 peserta baik putra maupun putri menghadiri acara tersebut. Jamaah yang hadir terdiri dari perwakilan ormas, takmir masjid, aktivis keagamaan maupun masyarakat umum.

Tabligh akbar ini menghadirkan dua narasumber yakni Ustadz DR Okrizal Eka Puta, Lc, M.Ag (Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah) dan Ustadz Muhammad Hasbi (Sekretaris Korp Mubaligh Wahdatul Mubalighin Muntilan). Serta Ustadz Lanang Mudadi, S.Pd.I (Ketua Majelis Tabligh PDM Temanggung) sebagai moderator.
Ustadz Lanang Mudadi membuka acara dengan menjelaskan keutamaan majelis ilmu merupakan bagian dari taman-taman surga. Kemudian disampaikan tentang hakekat Ukhuwah Islamiyah yaitu ikatan saudara seiman yang lebih kuat daripada saudara sedarah dan pentingnya membantu saudara-saudara muslim yang terdzalimi di Bumi Syam.

Tampil sebagai pembicara pertama Ustadz Muhammad Hasbi yang mengawali materinya dengan kembali menekankan optimalisasi ukhuwah yang tidak terbatas hanya pada tempat di mana kita tinggal. Ukhuwah tidak dibatasi oleh sekat geografis, politik atau madzab, tapi ukhuwah bersifat universal. Selanjutnya Ustadz Hasbi menjelaskan kenapa kita harus memikirkan Bumi Syam. Beliau membacakan surat Al Isra’ ayat pertama dan menggarisbawahi negeri-negeri yang diberkahi di sekeliling Masjidil Aqsa yaitu negeri Syam yang sekarang terpecah menjadi 4 negara yaitu Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah. Kemudian beliau menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan yang ada pada Bumi Syam berdasarkan hadist-hadist dari Rasulullah SAW.

Adapun pembicara kedua yakni DR Okrizal Eka Puta, Lc, M.Ag di awal materinya juga menekankan kembali bahwa kaum muslimin ibarat satu tubuh yang mana ketika ada saudara muslim yang sedang mengalami musibah kaum muslimin lainnya di manapun berada ikut merasakannya sehingga harus memberikan bantuan dalam bentuk apapun. ‘Tidak zamannya lagi persaudaraan sesama muslim dibatasi oleh sekat geografis atau negara.” ujar beliau.

Beliau membacakan firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah: 30 tentang tujuan Allah SWT menciptakan manusia sebagai khalifah di Bumi artinya manusia sebagai khalifah harus memiliki kesholihan sosial peduli dengan sesama muslim dimanapun berada. Setelah itu, beliau beralih ke pembahasan masalah Syiah. Beliau menjelaskan secara gamblang tentang kesesatan-kesesatan ajaran syiah dan mewaspadai gerakan-gerakan mereka di sekitar kita. Beliau menerangkan tentang akidah Syiah, amalan-amalan orang Syiah dan keyakinan mereka yang memang berbeda sekali dengan ajaran Islam. Beliau juga menerangkan bagaimana cara Syiah menyebarkan ajarannya dan poros penyebarannya yang ada di Indonesia. DR Okrizal Eka Puta, Lc, M.Ag mengingatkan tentang berbahayanya Syiah ketika mereka sudah besar dan kuat, mereka pasti tidak akan segan-segan menantang bahkan menghabisi ahlu sunnah wal jamaah seperti yang terjadi di Suriah.

Pemaparan kedua narasumber cukup membuat jamaah tersadar untuk berusaha membantu saudara-saudara muslim yang terdzalimi di Palestina dan Suriah. Sehingga ketika Ustadz Lanang Mudadi memberikan motivasi dan mengajak para jamaah untuk berdiri, merekapun berlomba-lomba segera mengeluarkan infaq untuk diletakkan pada sorban yang disediakan panitia. Infaq ini adalah bukti rasa kecintaaan dan kepedulian dari jamaah yang hadir di Masjid Nur Salim, Sanggrahan, Mungkid, Magelang untuk membantu saudara-saudara muslim kita yang terdzalimi di Palestina dan Suriah. “Palestina-Suriah, Doaku Untukmu Selalu” (ir03/Syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*