Tak Ada Shalat Jumat

Salma- Syam Organizer (16/08 2013) Hasbunallaah wa ni’mal wakiil… kalimat itulah yang selalu diucapkan Relawan Syam Organizer, HASI dan tim medis RSL Salma. Jum’at hari ini sangat berbeda dengan jumat pekan lalu. Semenjak pagi hari sekitar pukul 8.00 waktu setempat, sudah mulai terdengar kuat hentakan ledakan di berbagai penjuru kota Salma.
Menurut informasi yang kami dapatkan dari beberapa relawan RSL Salma, bahwa Jum’at ini tentara rezim berupaya kuat untuk mengambil alih kembali kota-kota yang telah dikuasai oleh mujahidin. Dengan tambahan personil dari republik syiah Iran dan juga dari Hizbullaat, tentara rezim mulai merangsek masuk ke desa-desa Ubin yang terletak di sebelah selatan kota Salma. 
pesawat tempur MIG

Di saat yang bersamaan, raungan pesawat Mig, Sukhoi dan juga helikopter tempur terus membayang-bayangi kota Salma. Sekurang-kurangnya seratus roket dan birmil dimuntahkan ke arah kota Salma, khususnya dekat dengan rsl. di antara sasaran mereka adalah para mujahidin, para wartawan, relawan medis dan juga semua penduduk di sekitar kota salma.

Allahu Akbar… hampir setiap menitnya bangunan RSL Salma bergetar kuat dikarenakan intensitas serangan udara oleh rezim. Tercatat ada 7 korban luka-luka yang ditangani di ugd RSL Salma.
Sepanjang hari ini, kami (relawan HASI dan Syam Organizer) tidak diperbolehkan keluar oleh staf rsl dari koridor di antara ruangan bawah tanah, demi kesalamatan kami. Sungguh menit-menit yang menegangkan. Kami harus rela untuk duduk sambil terkadang tiarap karena dahsyat dan dekatnya sumber ledakan bom atau roket yang dimuntahkan dari pesawat tempur rezim.
Dari mulai pagi hingga menjelang waktu shalat Jum’at, intensitas serangan pesawat tempur rezim masih meninggi. Kami beserta relawan medis lain akhirnya bersepakat untuk tidak menunaikan shalat Jum’at. Sebagai gantinya kami sholat Dzuhur dan Ashar secara jama’. Mengingat keamanan dan keselamatan jama’ah lainnya.
Kondisi tersebut masih berlangsung hingga tiba waktu sholat Maghrib. Dentuman bom masih terdengar kuat. Suasana agak mereda ketika tiba waktu sholat Isya yaitu pada pukul 21.20 waktu setempat. Sesaat kemudian kami mendapatkan kabar pula bahwa mujahidin yang ada di daerah Ubin masih bertahan dan bahkan mendapatkan ghonimah berupa 6 mobil pick up beserta amunisinya.. Allah Akbar…
Rep: Syam Organizer

Red : Osama

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*