Tiga Pertemuan yang Selalu Diharapkan Syeikh Imad

1234

Yogyakarta, Syamorganizer.com – “Tempat pertemuan kita itu ada tiga,” demikian Syeikh Imad Ahmad Muqot mengawali tausiyah setelah shalat tarawih di masjid Nurul Ashri Deresan Yogyakarta. “Pertama adalah malam ini di sini, di masjid Nurul Ashri ini, kedua adalah pertemuan kita di masjid Al Aqsha dan semoga kita dipertemukan pula dalam jannah”, sambungnya. Apa yang disampaikan itu adalah harapannya kepada kaum muslimin di Indonesia. Di hampir setiap tausiyahnya beliau selalu menyampaikan harapannya agar dapat bertemu dengan kaum muslimin Indonesia di Al Aqsha.

Selanjutnya Syeikh Imad menegaskan bahwa Masjid Al Aqsha adalah bagian dari keimanan dan keislaman seorang muslim, bahkan Al Aqsha merupakan bagian dari akidah seorang muslim. Karena selain masjid kedua setelah masjidil haram, masjid Al Aqsha pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam. Hal ini menunjukkan bahwa memperjuangan masjid Al Aqsha bukan hanya tanggung jawab warga Gaza, Palestina tetapi menjadi tanggung jawab seluruh umat Islam di dunia.

Meski hari ini kehidupan umat Islam di Gaza sangat susah, tetapi tidak perlu khawatir karena ada orang-orang Palestina yang siap membela dan memperjuangkan masjid Al Aqsha.

“Kami tidak rela 1 jengkal tanah Palestina direbut oleh Zionis Israel kecuali tanah tersebut kembali ke pangkuan kaum muslimin”, jelas Syeikh menyampaikan semangat warga Palestina dalam membela masjid Al Aqsha.
Meskipun demikian, pembebasan Al Aqsha ini juga dititipkan kepada kaum muslimin di seluruh dunia, tidak terkecuali kaum muslimin di Indonesia.

“Al Aqsha ini menjadi amanah bagi kita semua, maka menjadi kewajiban kita juga untuk membantunya,” kata Syeikh Imad yang diterjemahkan oleh ust. Fattudin.
Rep/ed: Ar70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*