Umat Islam Kudus Padati Even Tabligh Akbar Serentak 30 Kota: Tetap Hangat di Musim Dingin 2016

kudus-1

Kudus, Syamorganizer.com, Halaman masjid Al Furqan, Burikan, Kudus tampak dipadati peserta Tabligh Akbar Serentak 30 Kota, dengan tema Tetap Hangat di Musim Dingin 2016, Ahad (16/10/2016). Mereka terdiri dari rombongan keluarga muslim dan ormas islam. Hal ini adalah bukti yang menunjukkan begitu besar kepedulian saudara saudara muslim di Kudus atas penderitaan yang terjadi di bumi Syam.

Event serentak tersebut, menghadirkan ustadz Tamrin Ahmad sebagai pembicara pertama dan KH. Habib Ahmad Zein al Kaaf sebagai pembicara kedua. Dalam paparannya Ust. Tamrin menyeru kepada umat Islam untuk tidak memandang remeh penderitaan kaum muslimin terutama di Palestina dan Suriah. Sebagai sesama makhluk yang bernama manusia, secara logika jika apa yang dialami kaum muslimin di sana itu tidak kemudian membuat hati kita tergerak untuk peduli, maka sebenarnya tak pantas kita ini disebut manusia. Apalagi jika disandingkan dengan manusia yang beriman. Karena secara logika manusia itu punya hati dan konsekuensi seorang mukmin yang beriman harus memiliki kepedulian terhadap penderitaan saudaranya se-Islam.

kh-habib-ahmad-zain-al-kaaf

Sementara itu, KH. Habib Ahmad Zein Al kaaf (pembicara kedua) memberikan pernyataan bahwa sudah saatnya umat Islam ini bersatu dalam barisan al haq dan memegang teguh Alqur’an dan sunnah. “Hari ini harusnya kita betul-betul waspada kepada orang-orang yang berusaha merusak Islam dengan menjauhkan umat Islam dengan Al Quran dan Sunnah”, paparnya. “Mereka hari ini sudah mencuci aqidah kita dari warna Islam yang sebenarnya, yakni Islam yang sesuai dengan Alqur’an dan sunnah,” tegasnya. Dijelaskan lebih lanjut bahwa banyak dari kalangan ulama’ telah terhipnotis dengan ajaran-ajaran Syi’ah dan masih menganggap bahwa Syi’ah itu Islam. “Bahkan masih ada sebagian yang ragu dalam memberikan fatwa bahwa Syi’ah itu bukan Islam. Ini satu bentuk keraguan yang merusak aqidah ahlusunnah waljama’ah,” tandasnya ulang.
Reporter : arieand
Editor: Ar70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*