Ust. Abu Rusydan: Bagi Nashara, Majusi dan Yahudi Syam adalah Harga Mati

Jakarta, (05/11/13) – Syamorganizer.com – Tidak seperti biasanya, ketika “On Time” begitu sulitnya dalam sebuah event yang melibatkan banyak pihak, kali ini Syam Organizer Jakarta membuktikan bahwa kaum muslimin Jakarta khususnya Jakarta utara tepatnya di bilangan Tugu – Koja Jakarta Utara memulai event tabligh Akbar yang bertajuk Tebar Cunta untuk bumi SYAM tepat pukul 09.00 WIB sesuai dengan Jadwal yang dipublikasikan Panitia sebelumnya. Yang menjadi spesial hari ini adalah ketika acara tepat dimulai jamaah ikhwan maupun akhwat sudah memenuhi Masjid Assholihin Plumpang – Koja Jakarta Utara lebih dari separuh ruang utama masjid sudah penuh sesak dengan kaum muslimin yang haus akan ilmu dan informasi seputar perkembangan Konflik Suriah terkini.
Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi Panitia Pelaksana, di saat sebagian besar kaum muslimin lupa akan tahun penanggalan tahun baru Hijriyyah, kini di tanggal 1 Muharram ini 1345 hijriyah ini mereka diajak mengikuti  acara tabligh akbar peduli Suriah. Ustadz Zaid Muhammad sebagai ketua Panitia dalam sambutannya mengharapkan agar momen 1 Muharam 1435H ini menjadi tolak awal bangkitnya kepedulian kaum muslim kepada sesamanya khususnya terhadap saudara – saudara kaum muslimin Suriah yang sedang mendapatkan ujian dari Alloh Subhanahu wata’ala.
Hadir sebagai narasumber kali ini Ustadz Abu Harits Lc. yang mewakili tim HASI dan Ustadz Abu Rusydan Da’i sekaligus pemerhati dunia Islam, dengan moderator ustadz Dzulkifli Lc.
Sebelum memasuki acara inti, Drs. H. Sodiqin Zarkasih, M.Pd. selaku ketua DKM Masjid Assholihin mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir untuk fastabiqul khoirot yaitu berlomba – lomba memberika infaq terbaik untuk saudara – saudara muslimin di negeri SYAM.
Sebagaimana dalam event – event sebelumnya Tim HASI (ustadz Abu Harits) memaparkan fakta – fakta terkini seputar konflik di negeri SYAM dan penderitaan – penderitaan yang dialami oleh saudara – saudara kaum muslimin Suriah. Serta menceritakan bagaimana kebiadaban rezim Basar  terhadap rakyatnya sendiri. Data yang dilansir UNHCR sampai dengan September 2013 sudah lebih dari 2 juta warga muslim Suriah mengungsi di negeri – negeri tetangga Suriah. Dan lebih dari 260.000 jiwa meninggal dunia di negerinya sendiri.
“Kita hari ini tidak sedang membicarakan menu makanan, kita tidak sedang membicarakan bagaimana warna keramik kamar mandi kita, kita tidak sedang membahas partai, kita tidak sedang membahas tahun 2014 mau memilih siapa dan bahkan kita tidak sedang membicarakan tahun depan mau beli mobil merek apa ?”, demikian ustadz Abu Rusydan memulai paparannya sebagai pembicara kedua. Terlihat antusias jamaah untuk menyimak paparannya sejak awal pemerhati dunia islam ini tampil di depan jamaah. “Tetapi ayuhal ikhwah, hari ini kita akan mebicarakan sesuatu yang amat besar yaitu tentang Negeri SYAM”, lanjutnya. “Kenapa SYAM ?”, tanyanya. Sebuah pertanyaan yang sangat dinanti jawabannya oleh para jamaah. Karenanya, ustadz pun memaparkannya.
“Begitu banyak keterangan di dalam Al Quran maupun hadits tentang keutamaan – keutamaan negeri Syam. Tidak hanya ummat Islam yang menganggap Syam adalah negeri yang teramat penting dan begitu banyak keutamaannya. Bagi Yahudi Syam adalah harga mati, begitu juga kaum Nashrani dan Majusi menganggap Syam adalah harga mati. Sehingga mereka pun  mengerahkan segala upaya untuk dapat menguasai negeri Syam ini.”
Selain mengupas keutamaan – keutamaan negeri Syam, ustadz Abu Rusydan juga mengupas seputar Syiah dan ciri – ciri syiah Nusyoiriyah. Sebagai penutup, beliau menukil sebuah ayat yaitu QS Muhammad ayat ke 38  tentang pentingnya berinfak di jalan Alloh Subhanahu Wata’ala.
Tepat pukul 11.00 WIB acara diakhiri untuk memberi kesempatan tanya jawab bagi kedua narasumber. 
Ustadz Abu Rusydan dalam jawabannya terhadap salah satu penanya beliau menekankan untuk menjaga agar tidak berprasangka kepada saudara – saudara muslimin yang lain atas sikapnya terhadap kondisi Suriah saat ini. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengambil kesempatan yang terbuka lebar ini untuk meraih yang terbaik di sisi Alloh Subhanahu wata’ala.
Tidak kalah menariknya dari pemberi materi, proses penggalangan dana juga menjadi catatan tersendiri. Peroleahan yang berhasil dibukukan dalam event kali ini Sebesar Rp. 27.378.000 ditambah dengan 1 buah Cincin emas dan satu set giwang emas. Selain itu dari ummahat berupa Power bank sebanyak 5 buah.
Acara yang dihadiri tidak kurang dari 400 orang tersebut berlangsung tertib dan khidmat. Dan tepat pukul 11.15 WIB acara berakhir. 
Rep: Syam Organizer Bekasi
Red: AR70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*